FOTO KEGIATAN



Minggu, 27 Maret 2011

GeRAK Laporkan Dugaan Korupsi Irwandi ke KPK

Banda Aceh-Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK) Indonesia melaporkan temuan dugaan korupsi pada proyek APBD 2009 yang melibatkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf senilai Rp Rp490.412.384.490 ke Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).

Selain orang nomor satu di Provinsi Aceh ini, kata Menurut Presidium GeRAK Indonesia, Akhiruddin Mahjuddin, SE, selian melibatkan Gubernur Irwandi Yusuf, juga terkait Sayed Fuad Zakaria selaku mantan Ketua DPRA periode 2004-2009 dan Saat ini sebagai Anggota DPR-RI Periode 2009-2014 dari Partai Golkar, dan Hasbi Abdullah sebagai Ketua DPRA masa Periode 2009-2014.

Kamis, 17 Maret 2011

80% UU di RI Sesuai Konvensi Antikorupsi PBB

"Yang belum sangat fundamental, misalnya korupsi di sektor swasta, korupsi WNA suap WNI."

Undang-undang di Indonesia hampir memenuhi 80 persen harapan artikel United Nation Convention Against Corruption (UNCAC) atau konvensi PBB tentang anti korupsi.Itu dikarenakan dari aturan yang wajib dipertimbangkan dan pilihan untuk diimplementasikan, Indonesia hampir memenuhi semuanya.Hal ini diungkapkan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi, Sudjanarko.

Senin, 28 Februari 2011

Pemkab Beri Mobil CRV untuk Kejari Idi

 Kabag Umum: Sudah Dikembalikan

LANGSA - Masyarakat Aceh Timur kembali dibuat tercengang dengan adanya program pemberian mobil Honda News CRV untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Idi,  dari pos anggaran sekrateriat daerah tahun 2010 melalui APBK-P. Namun, Pemerintah Aceh Timur melalui Kabag Umum, Nadhif, Kamis (24/2) siang, mengaku mobil tersebut telah dikembalikan.

Sabtu, 26 Februari 2011

Pembelian Mobil Baru Dikecam

LANGSA-Mobil baru merek Honda CRV terpajang di Sekretariat Daerah Pemkab Aceh Timur. Meski pemkab devisit Rp 80 miliar, tapi pengadaan mobil baru yang dinyatakan untuk operasional itu tetap juga diluncurkan. Tak ayal, keberadaan mobil Honda CRV yang dibeli seharga Rp 350 juta menjadi sorotan masyarakat.

Salah satunya dari Forum Peduli Masyarakat Miskin (FPRM). Ketua FPRM, Nasruddin kepada Rakyat Aceh, Jumat (25/2) mengatakan, pembelian mobil Honda CRV pertanda pemkab tidak berpihak rakyat. Pasalnya, anggaran pembelian mobil itu diambil dari APBK Perubahan TA 2010. "Pembelian mobil dinas baru ini jelas sangat bertentangan dengan semangat transparansi anggaran, bagaimana tidak pengadaan itu dilakukan secara diam-diam.

Jumat, 25 Februari 2011

Penelantaran Pusat Pemerintahan Atim Disesalkan


IDI - Telantarnya pusat pemerintahan Aceh Timur di kawasan Titi Baro, Idi Rayeuk, menuai kritik dari berbagai kalangan. Biang telantarkan proyek tersebut dituding akibat adanya keterlibatan tangan ‘siluman’ oknum tertentu yang mengambil manfaat dari mega proyek itu. Sehingga proyek tersebut tak kunjung selesai.

Kritikan antara lain datang dari Solidaritas untuk Peduli Anggaran (SaPA) Aceh,  dan  Asosiasi Kontraktor Aceh (AKA) Aceh Timur, yang  menyesalkan keterlibatan perusahaan luar dalam mega proyek multi years bermasalah itu.  

Tarif PDAM Tirta Peusada Dinilai tidak Wajar

IDI - Kenaikan tarif air PDAM Tirta Peusada, Aceh Timur,  selama tiga tahun terakhir dinilai tidak wajar, mengingat pelayanan belum sesuai dengan harapan publik. Jika perusahaan terus merugi disarankan agar Pemkab menyerahkan pengelolaan perusahaan tersebut kepada swasta, agar keuangan daerah tidak terus terbebani dengan penyertaan modal ke PDAM.

Hal itu disampaikan Solidaritas untuk Peduli Anggaran (SaPA) Aceh, dan Serampak (Solidaritas Masyarakat Peduli Kebijakan) Aceh, dalam rilisnya, yang diterima Serambi, Selasa (22/2).

Pasien Terpakasa Dipindahkan ke RSUZA

Akibat Dokter Specialis di RSUD Idi Jarang Masuk
Jumat, 25 Februari 2011 | 10:01

IDI RAYEUK- Akibat Dokter Specialis Anak dan Specialis Internist yang bertugas di RSUD Idi Rayeuk, diperkirakan jarang masuk tugas, membuat kecewa pasien yang membutuhkan pelayanan medis. Akhirnya, pasien terpaksa dipindahkan ke rumah sakit lain, salah satunya ke RSUZA Banda Aceh.

Inilah yang terjadi Kamis (24/2), ada dua pasien, yakni satu pasien anak M. Fajri (9) warga Desa Tanoh Anoe Kecamatan Idi Rayeuk, mengalami demam tinggi, terpaksa dikeluarkan ayahnya Azhari (37) tanpa rujukan dari UGD RSUD Idi, karena ketiadaan dokter specialis anak. Sedangkan pasien kedua Halimah (37) warga Blang Gelumpang Idi Rayeuk, yang mengalami tumor perut.